Clock
Latest topics
» mau gabung nih bang xeleb ...
January 29th 2010, 02:38 by juniar timotius

» Cara Bayi Mengatakan I Love You
April 8th 2009, 18:43 by R3B3L

» sharing FS,FB,YM, id dicini iaa
April 8th 2009, 18:41 by R3B3L

» bagi member baru harap mengisi forum perkenalan
April 8th 2009, 18:40 by R3B3L

» Memonopoli Bandwith di Warnet
March 9th 2009, 19:54 by R3B3L

» Euy Ada Tutor Buat Aplikasi Portabel Menggunakan THINSTALL,,,
March 9th 2009, 19:52 by R3B3L

» Baca Ini Sebelum Posting
March 7th 2009, 20:39 by R3B3L

» Apa Itu Compiler
March 7th 2009, 20:27 by R3B3L

» Cara Membuat Website
March 7th 2009, 20:24 by R3B3L

» Menyetop Jalur Masuk Malware, Virus , Etc
March 4th 2009, 18:32 by 

» Cara Kerja Virus Komputer Menurut Jenisnya
March 4th 2009, 18:18 by 

» Top 10 Virus, Februari 2009
March 4th 2009, 18:07 by 

» 9 Kiat Singkirkan Virus Sality
March 4th 2009, 17:47 by 

» cara membuat BOT mirc
March 4th 2009, 15:33 by R3B3L

» COga_cowok GANTENG_cowok GANJEN
March 2nd 2009, 17:33 by 

» diriku tak pantas menjadi pilihan
March 1st 2009, 18:31 by firstia

» Cman mo test aja
March 1st 2009, 17:23 by firstia

» Mencari Istri Berdasarkan Karakter Komputer
February 28th 2009, 19:55 by 

» Kemajuan Indonesia di bidang komunikasi
February 28th 2009, 19:37 by 

» Kebiasaan pake komputer
February 28th 2009, 19:32 by 

October 2017
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     

Calendar Calendar

RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Top posters
firstia (82)
 
R3B3L (12)
 
ewin_coga (2)
 
zendent cruizz (2)
 
Musang (1)
 
pank2x (1)
 
juniar timotius (1)
 


Bawang Putih Cegah Kanker?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Bawang Putih Cegah Kanker?

Post by firstia on February 28th 2009, 17:49

Sejak lama bawang putih dipercaya bermanfaat bagi kesehatan. Termasuk melawan virus, bakteri, hingga sel kanker. Benarkah?

Bawang putih selama ini populer sebagai bumbu penyedap masakan maupun pengusir setan dalam mitologi vampir. Di luar itu, tanaman bernama latin allium sativum ini sejak zaman kuno juga diyakini memiliki faedah medis seperti melawan virus, bakteri, dan kanker, serta menurunkan kolesterol. Tak heran, bawang putih pun dianggap sebagai "obat herbal ajaib".

Namun, sebuah temuan baru menyimpulkan bahwa bukti penelitian yang mengaitkan bawang putih dengan pengurangan risiko kanker kurang mumpuni dan masih sangat minim.

Masyarakat ingin memercayai bahwa bawang putih mungkin saja efektif mengurangi risiko kanker, akan tetapi sejauh ini bukti ilmiah masih sangat terbatas untuk menyimpulkan bahwa bawang putih bermanfaat untuk semua jenis kanker," ungkap peneliti dari Ewha Women's University di Seoul,Korea Selatan, Dr Oran Kwon. Dia juga menjabat ketua tim penulisan penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Nutrisi Klinis Amerika bulan ini.

Untuk keperluan penelitian itu, Kwon bersama timnya menganalisis 19 laporan hasil penelitian yang pernah dipublikasikan dan membahas keterkaitan konsumsi bawang putih dengan pengurangan risiko kanker tertentu.

Untuk proses evaluasi, Kwon dan timnya menggunakan standar penilaian seperti yang dilakukan US Food and Drug Administration (FDA) dalam membuat klaim manfaat kesehatan dari suatu makanan.

Hasilnya, peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada bukti mumpuni untuk menghubungkan konsumsi bawang putih dengan risiko pengurangan kanker lambung, payudara, paru, dan endometrium. Mereka hanya mendapati bukti yang sangat terbatas, tapi dapat dipercaya, yang mengaitkan konsumsi bawang putih dalam mengurangi risiko munculnya sel kanker pada usus besar, prostat, kerongkongan, pangkal tenggorokan, mulut, indung telur, dan ginjal. Untuk itulah, Kwon menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut.

Selama ini sejumlah ilmuwan sudah telanjur berteori bahwa bawang putih mungkin bekerja dengan berbagai cara untuk mengurangi risiko kanker. Termasuk menghancurkan tekanan oksidatif yang disebabkan molekul radikal bebas yang dapat memacu risiko kanker dan gangguan kesehatan lainnya. Akan tetapi, klaim bahwa bawang putih mencegah berbagai jenis kanker belum memiliki cukup bukti. bukti yang ada masih lemah.

Kendati demikian, kebiasaan mengonsumsi bawang putih tidaklah buruk. Artinya, jika Anda menyukai bawang putih itu bagus. Silakan saja mau dipanggang, ditumbuk, ditumis. Itu tidak akan membahayakan Anda.

Lebih lanjut, penyuka bawang putih itu sendiri sebenarnya telah melakukan upaya pengurangan risiko kanker melalui diet seimbang. Diketahui bahwa orang yang menerapkan pola diet kaya buah dan sayuran, atau yang berdiet dengan mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan (termasuk bawang putih), berisiko lebih rendah terkena kanker.

Terkait manfaat bawang putih dalam mencegah kanker, peneliti dari Universitas Boston Amerika pernah melaporkan, bawang putih dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Kandungan bahan yang disebut diallyl disulfide disinyalir membantu memacu usus memproduksi enzim yang bermanfaat membersihkan partikel penyebab kanker.

Peneliti asal Selandia Baru tersebut mencoba memberi makan tikus-tikus dengan kadar disulfide berbeda-beda. Hasilnya, usus tikus-tikus yang diberi makan dengan kadar disulfide banyak dan sedang (berdasarkan takaran asupan harian bagi manusia) mengalami peningkatan produksi enzim antikanker hingga 60 persen.

Mereka lantas menyimpulkan, walaupun hanya sesiung bawang putih, manfaatnya bagus juga bagi manusia.

_________________
Setiap Masalah Dalam Hidup
Akan Semakin Mendewasakan Pola Pikir Dan Sikap
http://lia707.multiply.com
avatar
firstia
Admin
Admin

Female
Jumlah posting : 82
Age : 33
Lokasi : jgc 21
Job/hobbies : reading, swimming,pucing...................
Registration date : 25.02.09

Lihat profil user http://lia707.multiply.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik